Saturday ,
04 September 2010 |
|
| |
|
Info Gempa |
23 Desember 2009, 08:47:17 WIB |
46 km Tenggara SIBERUT MENTAWAI-SUMBAR, 5.3 SR |
|
|
| |
|
|
| |
| © 2009 BMG Padang Panjang, Jln. St. Syahrir - Silaing Bawah, Padang Panjang, Sumatera Barat, 27118 |
| Telp. 0752-82236 /0752-82554 , Fax. 0752-82236, Email : stageof@yahoo.com, Website : www.bmgpadangpanjang.net |
|
|
Stasiun Geofisika Padang Panjang terletak di Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat. Kotamadya Padang Panjang ini wilayahnya berada disekitar Gunung Merapi, Gunung Singalang dan Gunung Tandikat. Merupakan daerah dataran tinggi yang memiliki ketinggian antara 650 meter sampai 850 meter diatas permukaan laut dengan curah hujan cukup tinggi.
Daerah Indonesia umumnya dan Sumatera Barat khususnya mempunyai tingkat kegempaan yang tinggi, hal ini disebabkan adanya pertemuan dua lempeng tektonik yaitu lempeng tektonik Euro-Asia (bergerak relatif dari arah Utara ke Selatan) & lempeng tektonik Indo - Australia (bergerak relatif dari arah Selatan ke Utara).
|
 |
Akibat pertemuan kedua lempeng tersebut, menyebabkan munculnya Sesar (patahan) aktif yaitu Sesar Semangko. Aktifitas Sesar Semangko ditunjukkan dengan banyaknya jumlah gempa bumi yang terjadi di sekitar sesar tersebut dengan kedalaman dangkal (Normal). Sesar Semangko berawal di Aceh melintasi pantai barat Sumatera sampai ke Lampung.
|
Dan alasan didirikannya Stasiun Geofisika Padang Panjang di Sumatera Barat adalah bahwa setelah dilakukannya survey di seluruh wilayah Sumatera Barat ternyata hanya di daerah Padang Panjang terdapat batuan (bad rock) yang tepat untuk menempatkan sensor Seismograph, juga untuk mengenang gempabumi tanggal 26 Juni 1926 yang terjadi di Padang Panjang yang menimbulkan banyak korban, baik jiwa maupun harta. |
|